Advertisement

Advertisement
NewsPemerintah

Sekda Cilegon Tegaskan Penguatan Kompetensi Digital ASN Jadi Fondasi Transformasi Pemerintahan

CakrawalaBanten
Sabtu, 15 November 2025, 02:56 Wib
Advertisement

MATACYBER.COM | CILEGON - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia melaksanakan seminar pengembangan kompetensi digital Aparatur Sipil Negara tahun 2025 di Kota Cilegon. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Cilegon Maman Mauludin yang diselenggarakan di Aula Diskominfo Kota Cilegon, Jumat 14 November 2025.

Dalam kesempatan ini Maman, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Komunikasi dan Digital serta Universitas Gadjah Mada yang telah memilih Kota Cilegon sebagai lokasi kegiatan. 

“Kami merasa terhormat menjadi pilot project nasional pengukuran Indeks Kompetensi Digital Tahun 2025 bersama Kota Samarinda dan Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini akan menghasilkan data penting, bukan hanya secara nasional, tetapi juga bagi Pemerintah Kota Cilegon,” ujarnya.

Maman menegaskan bahwa upaya transformasi digital sejalan dengan Rencana Strategis Nasional 2025–2029 yang menargetkan 90 persen layanan pemerintah telah terdigitalisasi pada 2029. 

"Dapat kami jelaskan bahwa Pemkot Cilegon telah mengimplementasikan berbagai langkah percepatan melalui layanan berbasis citizen-centric, seperti platform Cilegon 2.0. Transformasi digital membutuhkan kesiapan sumber daya manusia yang mampu mengintegrasikan proses bisnis dan memberikan layanan publik berbasis data yang efektif,” katanya.

Maman juga menekankan pentingnya lima domain kompetensi digital yang harus dimiliki ASN, yakni keterampilan dan interaksi digital, pola pikir digital, etika dan keamanan digital, pengelolaan pelayanan publik berbasis digital, serta kepemimpinan digital. 

“Manfaatkan seminar ini sebagai tolak ukur kematangan literasi digital kita. Penguatan kompetensi ini adalah target kinerja yang harus segera kita capai, maka kami sampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan berharap kegiatan ini dapat memicu lahirnya talenta ASN dengan kepemimpinan digital yang kuat di Kota Cilegon," tegasnya.

Sementara itu, Widyaiswara Ahli Utama Pusat Pengembangan Aparatur Komunikasi dan Digital Robinson Hasoloan Sinaga menyampaikan bahwa pengukuran Indeks Kompetensi Digital ASN merupakan langkah strategis untuk membentuk aparatur yang unggul dan berdaya saing. 

"Sebanyak 80 responden dari berbagai OPD Kota Cilegon mengikuti pengukuran ini. Kami berterima kasih kepada Pemkot Cilegon yang menjadi pilot project tahun ini, maka kami menegaskan bahwa kompetensi digital kini menjadi fondasi transformasi tata kelola pemerintahan,” ungkapnya.

Robinson juga menjelaskan bahwa indeks ini disusun bersama Universitas Gadjah Mada dan mencakup lima domain: literasi digital, budaya kerja berbasis data, pelayanan publik digital, etika dan keamanan digital, serta kepemimpinan digital. 

"Hari ini kita menguji instrumen sekaligus komitmen bersama dalam membangun ASN yang cakap digital, dan harapan kami forum ini menjadi ruang kolaborasi dan pembelajaran bersama agar pengembangan kompetensi digital dapat menjadi gerakan berkelanjutan di lingkungan ASN,” tutupnya.
  • Artikel Selanjutnya
  • Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    TrendingMore