Advertisement
Kegiatan yang mengusung tema “Peluang dan Tantangan Dunia Angkutan dalam Perekonomian Era 5.0” tersebut dihadiri ratusan peserta dari kalangan alumni, pengusaha, mahasiswa serta tamu undangan lainnya.
Seminar menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Wakil Ketua I APTRINDO Banten Ir. Didan Failatunis, Sekretaris APTRINDO Banten Cahyo Hendro Atmoko, serta Lian Firman, seorang selebritas sekaligus alumni Universitas Al-Khairiyah yang berbagi pengalaman inspiratif seputar perjuangan membangun karier dan usaha.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum PB Al-Khairiyah KH. Ali Mujahidin, Rektor Universitas Al-Khairiyah Dr. Rafiudin, jajaran pengurus IKA Universitas Al-Khairiyah, pengurus APTRINDO Banten, serta tamu undangan lainnya.
Ketua IKA Universitas Al-Khairiyah yang juga menjabat sebagai Ketua APTRINDO Banten, H. Dede Rohana Putra, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah hari ini acara berjalan lancar dan dihadiri cukup banyak peserta. Kegiatan ini menggabungkan seminar, buka bersama, serta santunan dalam satu momentum. Kebetulan saya diberi amanah sebagai Ketua IKA UNIVAL dan Ketua APTRINDO Banten, sehingga kolaborasi ini bisa terwujud,” ujarnya.
Menurut Dede, seminar tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap alumni yang belum terserap di dunia kerja maupun yang ingin memulai usaha namun masih minim informasi.
“Kami melihat masih banyak alumni yang membutuhkan gambaran dan motivasi untuk masuk ke dunia usaha, khususnya di sektor angkutan. Dunia transportasi memiliki peluang besar, tetapi juga penuh tantangan. Melalui seminar ini, kami ingin membuka wawasan bahwa usaha angkutan itu memiliki potensi seperti usaha rumah makan selalu ada kebutuhan dan pasarnya,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa menjadi pengusaha membutuhkan proses panjang dan kesiapan mental menghadapi jatuh bangun.
“Tadi juga disampaikan oleh Lian Firman sebagai alumni UNIVAL, bagaimana perjuangan menghadapi kesulitan dalam pendidikan, pekerjaan hingga merintis usaha. Semua butuh kesabaran, ketekunan, dan keberanian menghadapi tantangan,” tambahnya.
Selain seminar, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada lebih dari 100 penerima manfaat. Sebanyak 60 anak yatim piatu dan 50 Dhuafa menerima santunan.
Dalam momentum tersebut juga melibatkan pengurus cabang Taekwondo Kota Cilegon sebagai bagian dari ajang silaturahmi dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan.
“Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan berbagi. Kami berharap kegiatan ini membawa keberkahan serta memperkuat solidaritas antara alumni, pelaku usaha, dan masyarakat,” pungkas Dede.
Melalui kolaborasi ini, IKA Universitas Al-Khairiyah dan APTRINDO Banten berharap dapat terus menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga sosial dan inspiratif bagi masyarakat luas, khususnya di Kota Cilegon dan Provinsi Banten.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar