Advertisement

Advertisement

Abaikan Keselamatan Pekerja, Pembangunan Lab SMPN 6 Cilegon Disorot

CakrawalaBanten
Sabtu, 22 Agustus 2026, 21:08 Wib
Advertisement


CILEGON - Proyek pembangunan ruangan laboratorium SMPN 6 Cilegon menuai sorotan tajam. Pasalnya, keselamatan para pekerja di lokasi proyek tersebut dinilai sangat mengkhawatirkan, Sabtu 22/08/2026.


Berdasarkan pantauan awak media langsung di lokasi, ditemukan sejumlah pekerja yang mengabaikan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm keselamatan dan sepatu boots.


Mirisnya, beberapa pekerja di lantai atas terlihat sibuk beraktivitas, sementara di bawahnya terdapat pekerja lain yang rentan tertimpa material bangunan seperti bata, ember adukan semen, dan alat-alat lainnya.


Kondisi ini tentu sangat membahayakan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja yang fatal. Terlebih, proyek ini merupakan proyek pemerintah yang menggunakan dana APBD dan melibatkan konsultan pengawas.


Berdasarkan papan informasi di lokasi, pelaksana proyek ini adalah PT Tiga Pilar Banten Madani, dengan waktu pelaksanaan 90 hari kalender. Total biaya yang digelontorkan untuk proyek ini mencapai Rp 233.135.000,00.


Abainya para pekerja terhadap penggunaan APD menunjukkan adanya kelalaian yang serius dalam pengawasan keselamatan kerja di proyek ini. Hal ini sangat disayangkan, mengingat pentingnya keselamatan pekerja sebagai prioritas utama dalam setiap kegiatan konstruksi.


Terkait hal ini, berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon diharapkan dapat segera turun tangan dan memberikan teguran keras kepada pelaksana proyek, PT Tiga Pilar Banten Madani. Teguran keras ini diperlukan sebagai bentuk peringatan dan evaluasi agar keselamatan pekerja menjadi prioritas utama.


Selain itu, dinas juga diharapkan dapat melakukan audit terhadap pelaksanaan proyek dan kinerja konsultan pengawas. Audit ini diperlukan untuk memastikan bahwa proyek berjalan sesuai dengan standar keselamatan dan kualitas yang telah ditetapkan.


Keselamatan pekerja adalah hal yang tidak bisa ditawar. Diharapkan dengan adanya teguran keras dari dinas, pelaksana proyek dapat meningkatkan pengawasan dan memastikan seluruh pekerja menggunakan APD yang lengkap.


Selain itu, diperlukan juga sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya keselamatan kerja agar para pekerja lebih disiplin dalam menggunakan APD, semoga dengan adanya perhatian dari dinas dan tindakan tegas terhadap kelalaian keselamatan kerja.


Proyek pembangunan laboratorium di SMPN 6 Cilegon dapat berjalan dengan lancar dan aman, tanpa adanya kecelakaan kerja yang merugikan semua pihak.


Semoga pihak dinas pendidikan dan kebudayaan kota Cilegon bersikap tegas, bukan hanya sekedar himbauan belaka, terhadap pelaksanaan yang abai terhadap keselamatan pekerjaan, karna anggaran yang dikeluarkan oleh dinas pendidikan dan kebudayaan kota Cilegon adalah anggaran APBD kota Cilegon yang bersumber dari uang rakyat.

  • Artikel Selanjutnya
  • Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    TrendingMore